Dagang, yuk dagang! Berdagang itu seru! Saya dan suami secara serius mulai berdagang sejak setahun yang lalu, tepatnya sejak bulan Ramadan tahun lalu. Awalnya kami berdagang mete dan emping jagung buat cemilan selama bulan Ramadan dan juga Lebaran. Dan memang usaha dagang yang kami jalani itu untuk memanfaatkan moment Ramadan dan Lebaran. Selain itu juga memanfaatkan mete dan emping jagung yang merupakan cemilan khas dari kampung suami saya. Lagian juga, mete biasanya menjadi cemilan yang diburu banyak orang untuk disajikan di atas meja pada saat hari Lebaran. Jadilah gembok ketemu sama kuncinya atau istilah Jawanya tumbu ketemu tutupe. Hehehe …. Pas mete dan emping jagung merupakan cemilan khas dari kampung suami, pas Ramadan dan Lebaran dimana banyak orang memburu mete, dan tentunya saat itu pas kami punya duit untuk kami jadikan modal dagang. :-)
Tampilkan postingan dengan label Mete. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mete. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 Agustus 2011
Selasa, 16 Agustus 2011
Metenya Laku Terjual
Alhamdulillah … metenya laku terjual. Awalnya kami waswas takut nggak terjual karena harga mete emang lagi melambung tinggi di awang-awang (hehehe …). Kami tambah waswas karena pas awal-awal promosi pas awal Ramadan kemarin, hanya beberapa pesanan aja yang masuk. Tapi, semakin bertambah hari, pesanan yang masuk makin bertambah. Alhamdulillah … bisa sedikit lega. :-)
Rabu, 10 Agustus 2011
Serunya Mulai Merintis Usaha
Sejak beberapa hari terakhir ini, si akang punya kesibukan baru (lagi) di siang hari. Jadi, tiap siang hari, puasanya nggak cuma kebanyakan tidur aja. Tapi ada aktivitas lain. Sejak kami memulai bisnisan mete lagi, hampir setiap hari suami saya pergi ke kantor jasa pengiriman barang untuk memaketkan mete-mete pesanan pelanggan di berbagai kota dan juga pulau. Kadang dia membawa banyak paketan dan kadang hanya sedikit.
Selasa, 09 Agustus 2011
Bisnisan Mete (Lagi)
Bisnisan lagi. Seperti bulan Ramadan tahun kemarin, kali ini saya dan suami kembali membuka bisnis mete dan emping jagung lagi. Tapi untuk sementara, kami lebih memfokuskan pada mete dulu. Ini agak beda dengan tahun kemarin yang mete sama emping jagungnya udah kami geber sejak awal Ramadan. Kalau dibandingin sama tahun kemarin, tahun ini start kami lebih terlambat. Kami baru start promosi sekitar hari kedua Ramadan. Ini terjadi karena harga mete tahun ini meroket jadi tinggiiiiii banget dibandingkan tahun kemarin. Kalau tahun kemarin, di awal-awal bisa pasang harga 74 ribu per kilo mete mateng, sekarang udah nggak bisa. Sekarang, pasang harga awalnya udah 110 ribu. Wiiiii … beda jauh banget harganya kan? Harga mete mentahnya juga nggak kalah tinggi, sekitar 95 ribu per kilo untuk harga awal Ramadan. Beda dengan tahun kemarin yang 66 ribu per kilo di awal Ramadan. Awalnya kami takut ntar nggak ada yang beli karena harga metenya tinggi gitu. Tapi setelah meyakinkan diri, akhirnya ikhtiar aja deh. Semoga tetep laku. Dan jadilah start kami telat karena kami kebanyakan nimbang-nimbang dan mikir-mikir. Laku, enggak, laku, enggak, laku, enggak, laku … Kulakan, enggak, kulakan, enggak, kulakan …
Langganan:
Postingan (Atom)